MUHAMMAD, ADIB SYAFRUDDIN (2026) PENANGANAN CARGO LINE BLOCK SETELAH PROSES BONGKAR MUAT LOW SULFUR FUEL OIL (LSFO) DI MT. PETROMAX. Diploma thesis, POLITEKNIK ILMU PELAYARAN SEMARANG.
|
Pdf (582111128168N_SURAT PERNYATAAN TIDAK PUBLIKASI)
582111128168N_SURAT PERNYATAAN TIDAK PUBLIKASI.pdf Download (501kB) |
Abstract
ABSTRAKSI Syafruddin, Muhammad Adib 582111128168 N, 2026, ”Penanganan Cargo Line Block Setelah Proses Bongkar Muat Low Sulfur Fuel Oil (LSFO) di MT. Petromax”, ”Skripsi, Program Diploma IV, Program Studi Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Moh. Zaenal Arifin, S.Si.T., M.M., M.Mar. Pembimbing II Anissofiah Azise Wijinurhayati, SST., M.Si., M.Mar Kegiatan bongkar muat merupakan salah satu aktivitas utama dalam kegiatan operasional pelabuhan yang berperan penting dalam kelancaran distribusi barang melalui jalur laut. Pada kapal tanker, proses bongkar muat dilakukan untuk memindahkan muatan cair seperti minyak mentah, produk turunannya, maupun bahan kimia cair dengan menggunakan sistem pompa, pipa dan manifold. Proses tersebut sangat bergantung pada sistem perpipaan yang menghubungkan tangki muatan, pompa dan manifold. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tersumbatnya pipa cargo yang terjadi di cargo line 3 kiri pada kapal MT.Petromax setelah proses bongkar muat Low Sulfur Fuel Oil. Kondisi tersebut mengakibatkan terganggunya pelaksanaan proses purging pada kapal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses terjadinya cargo line block dan cara mengatasi cargo line block di MT. Petromax. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder. Pengumpulan data yang dilakukan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik Analisis data dalam penelitian ini menggunakan model analisis Miles & Huberman, dengan menggunakan tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Selain itu, penelitian ini menerapkan metode triangulasi sumber untuk memastikan validitas data yang dikumpulkan. Hasil penelitian ini menegaskan bahwa terjadinya cargo line block di MT.Petromax disebabkan oleh sisa muatan Low Sulfur Fuel Oil (LSFO) yang membeku di dalam pipa setelah proses bongkar muat selesai. Kondisi tersebut terjadi akibat kurang optimalnya pelaksanaan proses blowing angin pada sistem perpipaan pasca pembongkaran. Proses pembersihan pipa yang hanya mengandalkan tekanan udara dari kapal lain tanpa disertai blowing ulang menggunakan sistem kapal sendiri turut memperbesar risiko terjadinya penyumbatan. Penanganan terhadap cargo line block dilakukan dengan memanfaatkan sumber panas dari sistem steam heating kapal. Awak kapal melaksanakan prosedur pemanasan eksternal dan internal pada bagian pipa yang tersumbat menggunakan air panas dari steam hingga material penyumbatan mencair. Selanjutnya, dilakukan proses blowing ulang menggunakan udara bertekanan tinggi serta stripping untuk mengalirkan sisa muatan yang telah mencair ke dalam tangki residu
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: Cargo line, Cargo line block, blowing, steam. |
| Subjects: | Skripsi Skripsi > Nautika |
| Divisions: | Nautika |
| Depositing User: | person person person |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 01:49 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 06:44 |
| URI: | http://repository.pip-semarang.ac.id/id/eprint/7027 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
