NANDA, RIFQI FAJRI (2026) ANALISIS KEBOCORAN LAMBUNG KAPAL PADA MV DEWI SHINTA MANGGALA SAAT BERLAYAR DI SELAT RIAU. Diploma thesis, POLITEKNIK ILMU PELAYARAN SEMARANG.
|
Pdf (592211118305N_SKRIPSI_FULLTEXT)
592211118305N_SKRIPSI_FULLTEXT.pdf Restricted to Repository staff only Download (10MB) | Request a copy |
|
|
Pdf (592211118305N_SKRIPSI_OPEN_ACCESS)
592211118305N_SKRIPSI_OPEN_ACCESS.pdf Download (8MB) |
|
|
Pdf (592211118305N_SURAT PENYATAAN PUBLIKASI)
592211118305N_SURAT PENYATAAN PUBLIKASI.pdf Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAKSI Fajri, Nanda Rifqi. 2026. " Analisis Kebocoran Lambung Kapal pada MV Dewi Shinta Manggala saat Berlayar di Selat Riau ". Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Dr. Capt. Mashudi Rofik, M.Sc., Pembimbing II: Kurniandri Ryan Putranti, S.ST.Pel, M.Si. Kebocoran lambung kapal merupakan salah satu bentuk kecelakaan pelayaran yang dapat membahayakan keselamatan kapal, awak kapal, muatan, dan lingkungan laut. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh insiden kebocoran lambung kapal pada MV Dewi Shinta Manggala saat berlayar di Perairan Selat Riau pada 02 Desember 2024. Insiden terjadi setelah kapal mengalami benturan keras dengan objek di bawah permukaan air yang diduga batu karang sehingga menyebabkan kerusakan pada Fore Peak Tank (FPT) dan Double Bottom Tank (DBT) 1 kiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor penyebab, dampak, serta upaya penanggulangan kebocoran lambung kapal tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi pustaka. Informan penelitian terdiri atas Nahkoda, Mualim I, Mualim III, dan AB Duty yang terlibat langsung dalam kejadian. Data dianalisis untuk mengidentifikasi penyebab, dampak, dan upaya penanggulangan kebocoran lambung kapal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penyebab kebocoran lambung kapal adalah kurang optimalnya perencanaan pelayaran (voyage planning) karena rute kapal terlalu dekat dengan bahaya navigasi. Faktor pendukung lainnya meliputi tidak dioperasikannya echo sounder saat kapal berada di perairan dangkal, kondisi cuaca mendung dengan visibilitas terbatas pada malam hari, serta kurang optimalnya komunikasi dan koordinasi di anjungan. Dampak yang ditimbulkan berupa penurunan kecepatan kapal, masuknya air laut ke dalam tangki FPT dan DBT 1 kiri, kemiringan kapal sebesar 3° ke kiri, serta keterlambatan Estimated Time of Arrival (ETA). Upaya penanggulangan dilakukan dengan kembali ke area anchorage, melakukan pengisian ballast pada tangki sisi kanan, menutup air vent dan manhole, serta memperbaiki lambung kapal melalui proses dry docking.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Kebocoran lambung kapal, perairan dangkal, perencanaan pelayaran, manajemen keselamatan. |
| Subjects: | Skripsi > Nautika |
| Divisions: | Nautika |
| Depositing User: | person person person |
| Date Deposited: | 10 Jul 2026 02:25 |
| Last Modified: | 15 Jul 2026 04:21 |
| URI: | http://repository.pip-semarang.ac.id/id/eprint/6972 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
