ANALISIS KERUSAKAN TUBE L.O COOLER NO. 1 PADA MAIN ENGINE DI KM. PEKAN FAJAR

WILDAN, NURSYARIF DWIYONO (2025) ANALISIS KERUSAKAN TUBE L.O COOLER NO. 1 PADA MAIN ENGINE DI KM. PEKAN FAJAR. Diploma thesis, POLITEKNIK ILMU PELAYARAN SEMARANG.

[img] Pdf (572011227665T_SKRIPSI_FULLTEXT)
572011227665T_SKRIPSI_FULLTEXT.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Pdf (572011227665T_SKRIPSI_OPEN_ACCESS)
572011227665T_SKRIPSI_OPEN_ACCESS.pdf

Download (2MB)
[img] Pdf (572011227665T_SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
572011227665T_SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI.pdf

Download (411kB)
Official URL: https://library.pip-semarang.ac.id/

Abstract

ABSTRAKSI Dwiyono, Wildan Nursyarif. 2024.”Analisis kerusakan tube L.O cooler no.1 pada main engine di KM. pekan fajar”.Skripsi.Progam diploma IV, Progam studi Teknika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing 1: Dr. Darul Prayogo, M.Pd, Pembimbing II: Ely Sulistyowati, S.ST., M.M Kerusakan pada tube L.O cooler sering kali terjadi dan dapat mempengaruhi kinerja mesin utama. Salah satu kasus yang terjadi adalah pada KM. Pekan Fajar, dimana kerusakan pada tube L.O cooler no. 1 ditemukan akibat penggunaan oli yang tidak normal pada mesin induk. Insiden ini terdeteksi pada tanggal 19 Mei 2023 pukul 20.00 WITA, saat ditemukan kebocoran oli yang mengalir pada overboard main engine, yang menunjukkan adanya kerusakan pada sistem pendingin minyak lumas pada mesin. Kerusakan pada tube L.O cooler no. 1 ini bukan hanya menyebabkan penurunan efisiensi mesin, tetapi juga dapat berpotensi menambah risiko terhadap keselamatan operasional kapal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik triangulasi, yang melibatkan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan SHEL untuk mengidentifikasi faktor penyebab, dampak, dan upaya yang dilakukan terkait kebocoran pada tube L.O. Cooler no.1 pada main engine. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebocoran pada tube L.O. Cooler no. 1 disebabkan oleh penyumbatan pada pipa, yang mengakibatkan penurunan tekanan minyak lumas. dan menyebabkan pelumasan yang tidak optimal. Hasil penelitian dapat diambil kesimpulan mengenai langkah-langkah penting dalam mencegah dan mengatasi kerusakan tube L.O cooler no.1 pada main engine. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan minyak lumas yang semestinya disalurkan untuk mensirkulasi bagian bagian mesin yang bergesekan pada main engine terbuang sia-sia didalam tube LO cooler karena adanya kebocoran, sehingga terjadi kapasitas minyak lumas yang berkurang karena terbuang bersama air laut. Dengan demikian mengatasinya yaitu dengan cara pelaksanaan perawatan sesuai dengan PMS (Plan Maintenance System).

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: L.O cooler, kerusakan, oli, SHEL
Subjects: Skripsi > Teknika
Divisions: Teknika
Depositing User: person person person
Date Deposited: 09 Jul 2026 01:27
Last Modified: 09 Jul 2026 01:27
URI: http://repository.pip-semarang.ac.id/id/eprint/6941

Actions (login required)

View Item View Item