EKA, CANDRA WIJAYA (2026) ANALISIS TINGGINYA TEMPERATUR MINYAK LUMAS PADA AUXILIARY ENGINE NO. 2 DI KM. PULAU LAYANG. Diploma thesis, POLITEKNIK ILMU PELAYARAN SEMARANG.
|
Pdf (582111238096T_SURAT PERNYATAAN TIDAK PUBLIKASI)
582111238096T_SURAT PERNYATAAN TIDAK PUBLIKASI.pdf Download (308kB) |
Abstract
ABSTRAKSI Wijaya, Eka Candra NIT. 582111238096 T, 2026 “Analisis Tingginya Temperatur Minyak Lumas Pada Auxiliary Engine No. 2 KM. Pulau Layang”. Skripsi program Diploma IV, Program studi Teknika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I : Ir. H. Mustholiq, M. M., M.Mar. E., M.Pd., Pembimbing II : Dr. Darul Prayogo. MPd. Auxiliary engine merupakan mesin bantu yang berfungsi menghasilkan tenaga listrik untuk menunjang operasional berbagai peralatan di atas kapal. Kinerja mesin ini sangat dipengaruhi oleh sistem pelumasan, terutama temperatur minyak lumas yang harus dijaga dalam batas normal. Temperatur minyak lumas yang terlalu tinggi 71 ℃ dapat menurunkan viskositas minyak sehingga kemampuan pelumasan berkurang dan berpotensi menyebabkan keausan pada komponen mesin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab tingginya temperatur minyak lumas pada Auxiliary Engine No. 2 di KM. Pulau Layang serta mengetahui upaya penanganannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif menggunakan analisis diagram tulang ikan. Data diperoleh melalui observasi selama praktik laut, wawancara dengan masinis kapal, serta dokumentasi saat proses penaganan masalah dan studi pustaka. Dari hasil pengumpulan data ditemukan faktor penyebab tingginya temperatur minyak lumas seperti, strainer seachest kotor, Tube L. O. Cooler tersumbat, Filter minyak lumas kotor, dan kebocoran pada Tube L. O. Cooler. kemudian dilakukan upaya pembersihan strainer seacheast, tube lo cooler, filter minyak lumas dan plug tube lo cooler yang bocor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingginya temperatur minyak lumas disebabkan oleh penyumbatan pada pipa tube lube oil cooler akibat kotoran dan endapan air laut, penurunan kualitas minyak lumas, serta kurang optimalnya sistem pendingin. Upaya penanganan yang dilakukan yaitu pembersihan tube lube oil cooler secara berkala, menjaga kualitas minyak lumas, serta melakukan pemeriksaan dan perawatan rutin pada sistem pelumasan dan sistem pendingin.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: auxiliary engine, filter minyak lumas, KM. Pulau Layang, strainer seachest, temperatur minyak lumas, tube lo cooler. |
| Subjects: | Skripsi > Teknika |
| Divisions: | Teknika |
| Depositing User: | person person person |
| Date Deposited: | 17 Jul 2026 08:49 |
| Last Modified: | 17 Jul 2026 08:49 |
| URI: | http://repository.pip-semarang.ac.id/id/eprint/7156 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
