ALGA, NAHARAL ALAMTA (2026) EVALUASI PENERAPAN STANDARD OPERATIONAL PROCEDURE SECURING CARGO CONTAINER GUNA MENUNJANG KESELAMATAN PELAYARAN DI MV. MERATUS PEMATANGSIANTAR. Diploma thesis, POLITEKNIK ILMU PELAYARAN SEMARANG.
|
Pdf (592211118314N_SURAT PERNYATAAN TIDAK PUBLIKASI)
592211118314N_SURAT PERNYATAAN TIDAK PUBLIKASI.pdf Download (582kB) |
Abstract
ABSTRAKSI Alamta, Alga Naharal. 2026. “Evaluasi Penerapan Standard Operational Procedure Securing Cargo Container Guna Menunjang Keselamatan Pelayaran di MV. Meratus Pematangsiantar”. Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Nautika, Politeknik Pelayaran Semarang, Pembimbing I : Dr. Yustina Sapan, S.Si.T., M.M., Pembimbing II : Muhammad Choeroni, S.ST.Pel. Securing cargo container merupakan kegiatan pengamanan muatan yang bertujuan untuk menjaga kestabilan dan keamanan container selama pelayaran. Pelaksanaan securing cargo container harus dilakukan sesuai dengan Cargo Securing Manual, dan Code of Safe Practice for Cargo Stowage and Securing (CSS Code) guna mencegah terjadinya pergeseran muatan yang dapat membahayakan keselamatan pelayaran. Namun, selama pelaksanaan praktik laut di MV. Meratus Pematangsiantar masih ditemukan ketidaksesuaian dalam kegiatan pengikatan muatan, seperti penggunaan single lashing pada container yang seharusnya menggunakan cross lashing, kurangnya pemahaman kru terhadap Standard Operational Procedure (SOP), serta kondisi alat lashing yang rusak dan jumlahnya terbatas. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan identifikasi faktor penyebab permasalahan dilakukan menggunakan metode fishbone analysis dengan pendekatan faktor manusia (man), metode (method), dan material. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SOP securing cargo container di MV. Meratus Pematangsiantar belum sepenuhnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Berdasarkan analisis fishbone, faktor penyebab ketidaksesuaian meliputi faktor manusia berupa kurangnya pemahaman kru terhadap SOP dan kurang optimalnya pengawasan selama proses pemuatan, faktor metode berupa pelaksanaan pengikatan muatan yang belum sesuai dengan Cargo Securing Manual dan CSS Code, serta faktor material berupa kondisi dan ketersediaan alat lashing yang belum memadai. Upaya perbaikan yang dapat dilakukan yaitu meningkatkan pemahaman kru melalui familiarisasi SOP, mengoptimalkan pengawasan selama pengikatan muatan, serta melaksanakan inspeksi, perawatan, dan penggantian alat lashing secara berkala. Dengan demikian, penerapan SOP yang konsisten dan didukung peralatan yang memadai dapat meningkatkan keamanan muatan serta menunjang keselamatan pelayaran.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci : Securing Cargo Container, Standard Operational Procedure (SOP), Keselamatan Pelayaran |
| Subjects: | Skripsi > Nautika |
| Divisions: | Nautika |
| Depositing User: | person person person |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 01:55 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 01:55 |
| URI: | http://repository.pip-semarang.ac.id/id/eprint/7120 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
