MUHAMMAD, HAFIIZH ALHAKIM (2026) STRATEGI PELAKSANAAN PROSES PEMUATAN SHIP TO SHIP BATU BARA YANG OPTIMAL DI MV LUMOSO PROSPER. Diploma thesis, POLITEKNIK ILMU PELAYARAN SEMARANG.
|
Pdf (592211118424N_SKRIPSI_FULLTEXT)
592211118424N_SKRIPSI_FULLTEXT.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
|
|
Pdf (592211118424N_SKRIPSI_OPEN_ACCESS)
592211118424N_SKRIPSI_OPEN_ACCESS.pdf Download (4MB) |
|
|
Pdf (592211118424N_SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI)
592211118424N_SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI.pdf Download (498kB) |
Abstract
ABSTRAKSI Alhakim, Muhammad Hafiizh. 2026. “Strategi Pelaksanaan Proses Pemuatan Ship to Ship Batu Bara Yang Optimal Di MV. Lumoso Prosper”. Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Capt. Ariandy Syamsul Bhahri, A.Md., S.SiT., M.Si. Pembimbing II: Anissofiah Azise Wijinnurhayati, S.ST, M.Si, M.Mar. Kegiatan alih muat batu bara dengan metode Ship-to-Ship (STS) merupakan bagian krusial dalam logistik maritim Indonesia untuk mengatasi keterbatasan infrastruktur pelabuhan. Namun, dalam pelaksanaannya di MV. Lumoso Prosper, sering ditemukan kendala operasional yang menyebabkan ketidakoptimalan dalam proses muat terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat proses pemuatan serta merumuskan strategi optimalisasi pelaksanaan STS guna mencapai efisiensi waktu dan keselamatan pelayaran. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung di atas kapal, wawancara dengan Chief Of icer, Second Of icer, dan Third Of icer, serta studi dokumentasi seperti Loading Sequence dan Stowage Plan serta dilengkapi dengan dokumentasi oleh peneliti. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang diperkuat dengan fishbone diagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor utama penghambat pemuatan adalah kurangnya koordinasi antara pihak kapal dengan tim darat, di mana operator crane sering kali tidak mematuhi urutan pemuatan (loading sequence) yang telah ditetapkan dan pihak foreman memiliki rencana muat sendiri. Dampak dari kondisi ini adalah sulitnya mencapai trim akhir yang direncanakan, mempengaruhi risiko stabilitas kapal, rawan rusaknya kargo serta meningkatkan risiko keterlambatan. Strategi optimalisasi yang diusulkan meliputi penguatan fungsi pengawasan perwira jaga, sinkronisasi rencana muat melalui pre-loading meeting yang lebih ketat, serta perawatan rutin terhadap alat bongkar muat guna meminimalisir breakdown teknis.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Pemuatan, Ship to Ship, Batu Bara, Loading Sequence, Optimalisasi. |
| Subjects: | Skripsi > Nautika |
| Divisions: | Nautika |
| Depositing User: | person person person |
| Date Deposited: | 16 Jul 2026 01:26 |
| Last Modified: | 16 Jul 2026 01:26 |
| URI: | http://repository.pip-semarang.ac.id/id/eprint/7115 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
