MUHAMMAD, NAUFAL AINUL DAFFA (2026) TERJADINYA BUNGA ES BERLEBIH PADA EVAPORATOR PROVISION REFRIGERATOR AKIBAT THERMOSTATIC EXPANSION VALVE DI MV. CS VANGUARD. Diploma thesis, POLITEKNIK ILMU PELAYARAN SEMARANG.
|
Pdf (582111228071T_SURAT PERNYATAAN TIDAK PUBLIKASI)
582111228071T_SURAT PERNYATAAN TIDAK PUBLIKASI.pdf Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAKSI Daffa, Muhammad Naufal Ainul. 2026. “Terjadinya Bunga Es Berlebih Pada Evaporator Provision Refrigerator Akibat Thermostactic Expansion Valve di MV. CS Vanguard”. Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Teknika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Dr. Ir. Muh. Harliman Saleh, M.Pd., Pembimbing II: Kresno Yuntoro, S.ST., M.M. Sistem pendingin refrigerator berfungsi untuk menjaga suhu penyimpanan bahan makanan agar tetap sesuai dengan kondisi normal yaitu 2°C sampai 5°C pada vegetable room. Namun, pada kapal MV. CS Vanguard ditemukan adanya ketidaknormalan suhu mencapai 9°C sampai 12°C saat kapal berlayar dari Incheon, Korea Selatan menuju Xiuyu, China. Berdasarkan pemeriksaan awal, gangguan tersebut diketahui disebabkan oleh kerusakan pada komponen thermostatic expansion valve (TXV) yang mengakibatkan terjadinya pembentukan bunga es berlebih pada evaporator. Permasalahan ini berpotensi mengganggu stabilitas suhu ruang pendingin serta menurunkan kualitas bahan makanan yang disimpan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab terjadinya bunga es berlebih pada evaporator provision refrigerator akibat gangguan kinerja TXV, menganalisis dampak kerusakan TXV terhadap kinerja evaporator dan sistem pendingin, serta mengetahui upaya perbaikan yang dapat dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut di MV. CS Vanguard. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sumber data primer dan sekunder. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara dengan awak kapal, dokumentasi, serta studi pustaka. Teknik analisis data yang digunakan mengacu pada model Miles and Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan pengujian keabsahan data dilakukan melalui triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadinya bunga es berlebih pada evaporator disebabkan oleh keausan TXV yang telah melewati batas running hours, diperparah oleh penyumbatan orifice valve serta kondisi filter dryer yang jenuh sehingga aliran refrigeran tidak terkontrol. Kondisi ini berdampak pada penurunan efisiensi perpindahan panas, peningkatan beban kerja kompresor, ketidakstabilan suhu ruang pendingin, serta penurunan kualitas bahan makanan. Upaya perbaikan dilakukan melalui penggantian TXV dan filter dryer, pembersihan evaporator, serta memaksimalkan Planned Maintenance System (PMS) dan inspeksi berkala guna mencegah terulangnya gangguan serupa.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci : Evaporator, Thermostatic Expansion Valve, Bunga Es, Filter Dryer, Running Hours |
| Subjects: | Skripsi Skripsi > Teknika |
| Divisions: | Teknika |
| Depositing User: | person person person |
| Date Deposited: | 14 Jul 2026 01:41 |
| Last Modified: | 14 Jul 2026 01:41 |
| URI: | http://repository.pip-semarang.ac.id/id/eprint/7056 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
