ANALISIS PENGARUH TERBENTUKNYA KERAK PADA EVAPORATOR TERHADAP PENGOPERASIAN FRESH WATER GENERATOR DI MV. SAO MASTER

AGUNG, DWI NUGROHO (2026) ANALISIS PENGARUH TERBENTUKNYA KERAK PADA EVAPORATOR TERHADAP PENGOPERASIAN FRESH WATER GENERATOR DI MV. SAO MASTER. Diploma thesis, POLITEKNIK ILMU PELAYARAN SEMARANG.

[img] Pdf (582111228055T_SURAT PERNYATAAN TIDAK PUBLIKASI)
582111228055T_SURAT PERNYATAAN TIDAK PUBLIKASI.pdf

Download (412kB)
Official URL: https://library.pip-semarang.ac.id/

Abstract

ABSTRAKSI Nugroho, Agung Dwi. NIT. 582111228055 T 2026. “Analisis Pengaruh Terbentuknya Kerak Pada Evaporator Terhadap Pengoperasian Fresh water generator Di Mv. Sao Master”, Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Teknika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing 1: Dr. Darul Prayogo, M.Pd. , dan Pembimbing II: Ir. Anicitus Agung Nugroho, S.Si.T., M.Si. Fresh water generator (FWG) merupakan permesinan bantu yang berfungsi untuk menghasilkan air tawar bagi kebutuhan akomodasi dan operasional kapal. Evaporator, khususnya pada sisi feed water, menjadi komponen kritis dalam proses evaporasi air laut dengan memanfaatkan panas sisa dari jacket cooling water mesin utama. Pembentukan kerak pada permukaan dalam pipa evaporator dapat menyebabkan penurunan efisiensi perpindahan panas dan kapasitas produksi air tawar secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab terbentuknya kerak pada evaporator FWG di MV. Sao Master, mengkaji dampaknya terhadap kinerja sistem, serta mengevaluasi upaya penanganan dan pencegahan yang efektif. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan SHEL. Sumber data diperoleh dari pengumpulan data primer dan data sekunder. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan crew kapal, studi dokumentasi, dan studi pustaka selama periode penelitian satu tahun, dari Desember 2023 hingga Desember 2024. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penyebab utama penurunan produksi air tawar dari 30 ton/hari menjadi 16 ton/hari (46,7%) adalah akumulasi kerak keras pada pipa evaporator. Faktor-faktor penyebab yang diidentifikasi meliputi ketidaktersediaan prosedur operasional di local side dan tidak dilaksanakannya perawatan sesuai Plan Maintenance System (PMS); kotornya impeller ejector pump dan check valve yang tidak tertutup sempurna akibat kerak. Upaya kuratif berupa pembersihan mekanis dengan bor listrik berhasil memulihkan produksi hingga 30 ton/hari. Sebagai tindakan preventif, diterapkan program chemical dosing rutin selama operasi dan chemical descaling dengan metode circulated cleaning setelah pengoperasian FWG.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: FWG, Kerak, Evaporator, SHEL
Subjects: Skripsi
Skripsi > Teknika
Divisions: Teknika
Depositing User: person person person
Date Deposited: 14 Jul 2026 01:28
Last Modified: 14 Jul 2026 01:28
URI: http://repository.pip-semarang.ac.id/id/eprint/7054

Actions (login required)

View Item View Item