ANALISIS KETERLAMBATAN PROSES MUAT MT. JENGGALA 21 DI PELABUHAN RUWAIS

ROSYID, FEBRIANYSAH (2026) ANALISIS KETERLAMBATAN PROSES MUAT MT. JENGGALA 21 DI PELABUHAN RUWAIS. Diploma thesis, POLITEKNIK ILMU PELAYARAN SEMARANG.

[img] Pdf (582111138218N_SURAT PERNYATAAN TIDAK PUBLIKASI)
582111138218N_SURAT PERNYATAAN TIDAK PUBLIKASI.pdf

Download (577kB)
Official URL: https://library.pip-semarang.ac.id/

Abstract

ABSTRAK Rosyid, Febriansyah. 2026. "Analisis Keterlambatan Proses Muat MT. JENGGALA 21 di Pelabuhan Ruwais". Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang, Pembimbing I: Capt. SUHERMAN., M.Si., M.Mar., Pembimbing II: ANISSOFIAH AZISE WIJINNURHAYATI, S.ST., M.Si Proses pemuatan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di kapal gas tanker memerlukan kesiapan peralatan serta ketelitian perwira jaga untuk menjamin kelancaran dan keselamatan operasional. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kejadian terhentinya proses pemuatan di MT. JENGGALA 21 pada saat melaksanakan proses muat di Pelabuhan Ruwais, yang menyebabkan keterlambatan proses muat selama 4 jam 32 menit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab keterlambatan proses muat, dampak yang ditimbulkan, serta upaya yang dilakukan untuk mencegah keterlambatan proses muat di MT. JENGGALA 21. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi langsung di atas kapal, wawancara dengan perwira kapal, serta studi dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari Chief Officer, Second Officer, dan Third Officer. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan diagram fishbone untuk mengidentifikasi faktor penyebab keterlambatan proses muat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan proses muat disebabkan oleh setelan High High Level Alarm (HHL) yang masih berada pada mode test setelah pelaksanaan pengujian sistem keselamatan, sehingga sistem Emergency Shut Down (ESD) aktif secara otomatis dan menyebabkan pompa darat berhenti. Dampak dari kejadian tersebut adalah terhentinya proses pemuatan, keterlambatan waktu operasional, serta timbulnya konsekuensi operasional bagi kapal. Upaya yang dilakukan untuk mencegah keterlambatan proses muat yaitu melakukan pengecekan ulang terhadap setelan sistem keselamatan sebelum pemuatan, meningkatkan ketelitian perwira jaga, melakukan koordinasi dengan pihak terminal, serta memastikan seluruh sistem berada pada kondisi operasional yang sesuai sebelum kegiatan pemuatan dilaksanakan.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci: keterlambatan proses muat, LPG, Emergency Shut Down, High High Level alarm.
Subjects: Skripsi
Skripsi > Nautika
Divisions: Nautika
Depositing User: person person person
Date Deposited: 13 Jul 2026 03:26
Last Modified: 13 Jul 2026 08:10
URI: http://repository.pip-semarang.ac.id/id/eprint/7043

Actions (login required)

View Item View Item