MUHAMMAD, ALVIN ANDI YUDA PRATAMA (2026) ANALISIS TERJADINYA TUBRUKAN SAAT OLAH GERAK LEPAS SANDAR SHIP TO SHIP MT B STAR DENGAN MT B OCEAN. Diploma thesis, POLITEKNIK ILMU PELAYARAN SEMARANG.
|
Pdf (582111128169N_SURAT PERNYATAAN TIDAK PUBLIKASI)
582111128169N_SURAT PERNYATAAN TIDAK PUBLIKASI.pdf Download (529kB) |
Abstract
ABSTRAKSI Pratama Muhammad Alvin Andi Yuda, 582111128169. “Analisis Terjadinya Tubrukan saat Olah Gerak Lepas Sandar Ship to Ship MT B Star dengan MT B Ocean.” Skripsi. Program Diploma IV, Program Studi Nautika, Politeknik Ilmu Pelayaran Semarang. Pembimbing I: Capt. Suherman., M.S.i., M.Mar , Pembimbing II: Dr. Pranyoto, S.Pi., M.A.P. Tubrukan antara MT B Star dan MT B Ocean saat operasi Ship to Ship (STS) lepas sandar merupakan salah satu peristiwa yang menyoroti pentingnya penerapan prosedur keselamatan dan koordinasi yang baik di industri pelayaran. Insiden tersebut menimbulkan kerusakan fisik pada kapal dan menunjukkan adanya kelemahan dalam komunikasi, manuver, serta kesiapan kru dalam menghadapi kondisi cuaca dan arus laut yang dinamis. Kompleksitas manuver lepas sandar dalam operasi STS menuntut ketelitian tinggi, sehingga setiap kesalahan kecil berpotensi besar menyebabkan kecelakaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor penyebab tubrukan antara MT B Star dan MT B Ocean saat operasi Ship to Ship lepas sandar serta merumuskan langkah-langkah yang dapat diterapkan untuk mengurangi risiko kecelakaan serupa. Metode yang digunakan ialah pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap kru kapal serta bukti visual di lokasi kejadian. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang diverifikasi melalui triangulasi sumber agar hasil penelitian lebih valid dan akurat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tubrukan disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor utama, yaitu cuaca buruk dan arus laut kuat, miskomunikasi antar kru kapal melalui radio VHF, gangguan teknis pada sistem autopilot, serta ketidakpatuhan terhadap prosedur keselamatan standar yang mengurangi kesadaran situasional kru. Upaya untuk menekan risiko kecelakaan dilakukan melalui pemanfaatan teknologi navigasi modern seperti Dynamic Positioning System (DPS) dan proximity alarm, pelatihan berkala berbasis simulasi digital bagi kru, standarisasi penggunaan bow thruster pada area berarus kuat, serta peningkatan komunikasi dan koordinasi selama operasi STS. Penerapan strategi-strategi tersebut terbukti mampu memperkuat keselamatan operasional, meningkatkan kesiapan kru, dan meminimalkan kemungkinan terjadinya tubrukan saat olah gerak lepas sandar.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci: tubrukan kapal, ship to ship, keselamatan pelayaran. |
| Subjects: | Skripsi Skripsi > Nautika |
| Divisions: | Nautika |
| Depositing User: | person person person |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 01:53 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 06:33 |
| URI: | http://repository.pip-semarang.ac.id/id/eprint/7028 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
